2000 Orang PTT Akan Dirumahkan. Himapsi : “DPRD Simalungun Jangan Jadi Pilatus”

Salingnews.com – Simalungun. Terkait adanya niat pemerintah Kabupaten Simalungun untuk merumahkan 2000 Orang PTT Simalungun dengan alasan tidak mampunya anggaran keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menampung pengajian Guru PTT Pemkab Simalungun

Hal itu disikapi oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Himapsi),  melalui Sekjend DPP Himapsi Frans Setia Turnip SH menyampaikan bahwa itu sebagai tindakan gegabah dan konyol.

frans setia turnip sekjen DPP Himapsi

Sekjend DPP Himapsi Frans Setia Turnip SH.

“Jika memang ada niat pemerintah untuk merumahkan PTT dengan alasan tidak punya anggaran itu adalah tindakan konyol dan gegabah yang bisa merusak proses pendidikan generasi muda di Simalungun.” Tuturnya. Rabu (14/11/18).

Baca Juga :   DPK – Himapsi USU tampil Memukau di Harungguan Bolon I Damanik

Menurutnya bahwa, Pemkab Simalungun dan DPRD Simalungun bersama-sama menghacurkan masa depan generasi muda di daerah Simalungun yang sangat membutuhkan didikan dari guru-guru PTT yang selama ini berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Simalungun.

Frans menambahkan kita bisa melihat bahwa Simalungun itu sangat membutuhkan tenaga pendidik apalagi masih banyak sekolah – sekolah di Simalungun yang Gurunya berstatus ASN itu sangat minim bahkan ada sekolah guru ASN hanya 2 orang

“Coba kita bayangkan klau disekolah itu gurunya hanya 2 orang?. Maka bisa hancur mutu pendidikan di Simalungun dan itu jelas pelanggaran Hak Azasi Manusia  ‘HAM’ yaitu hak untuk mendapatkan pendidikan. Maka Seharusnya yang dilakukan ada DPRD dan Pemkab untuk duduk bersama menyelesai permasalahan PTT”. Kata Sekjen DPP Himapsi tersebut.

Lanjutnya menambahkan bahwa  masalah PTT itu sangat kompleks dan berefek luas, bukan hanya pelanggaran Hak-hak PTT, mutu pendidikan, pelayanan kesehatan tapi ini juga bisa mengakibatkan terganggunya  ekonomi masyarakat Simalungun yang mungkin melahirkan pengangguran.

“Jadi kita minta DPRD Simalungun bersuara jangan diam dan merasa tidak mau tahu. Karena ini juga bagian dari dosa DPRD. Jadi jangan cuci tangan, Jangan jadi Pilatus.  Kami Himapsi akan siap mendampingi PTT yang mau dirumahkan itu, kalau mereka (DPRD – Red) diam kita akan lawan,” kata frans Setia Turnip mengakiri. (Tim/AS)

Share

Baca Juga