22 Anggota DPRD Siantar Sepakat Usulkan Pemakzulan Hefriansyah

Salingnews.com – Pematangsiantar.  Rapat Paripurna DPRD Kota Pematangsiantar memutuskan mengusulkan pemberhentian Hefriansyah Noor dari jabatan Walikota Pematangsiantar. Rapat dimulai pukul 10.00 WIB, Jumat (28/02/20).

IMG-20200228-WA0021

Hasil Pemungutan Suara, dari Anggota DPRD Kota Pematangsiantar.

Rapat paripurna diawali dengan agenda penyampaian pandangan akhir fraksi tentang hasil pelaksanaan tugas Panitia Khusus (Pansus) Angket DPRD. Setelah penyampaian pandangan fraksi, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan keputusan Lembaga DPRD Pematangsiantar dengan cara voting.

Baca Juga:  Pansus Angket Nilai Hefriansyah Melanggar Sumpah Jabatan, Himapsi: Makzulkan!

Sekira pukul 14.40 WIB, rapat paripurna melakukan pemungutan suara. Adapun hasil pemungutan suara antara lain: Mengusulkan Hefriansyah diberhentikan/ dimakzulkan sebanyak 22 suara dan yang memutuskan menyatakan pendapat hanya 5 suara. Anggota dewan yang hadir sebanyak 27 orang dari 30 jumlah anggota DPRD Pematangsiantar.

Setelah membacakan hasil perolehan suara, selanjutnya Mangatas Silalahi yang memimpin rapat tersebut membacakan keputusan bahwa DPRD Pematangsiantar mengusulkan pemberhentian Hefriansyah.

Setelah keputusan dibacakan, selanjutnya Mangatas menjelaskan bahwa keputusan itu akan didaftarkan ke Mahkamah Agung untuk diproses secara hukum.

“Setelah data terkait data-data lengkap, besok juga akan kita mainkan ke MA,” ujar Mangatas menjawab pertanyaan salah seorang anggota dewan yang menanyakan jadwal dan batas waktu membawa keputusan ke Mahkamah Agung.

Sebagaimana diketahui, hasil penyelidikan Pansus Angket menyatakan bahwa Hefriansyah telah melakukan penyalahgunaan wewenang dan melanggar sumpah janji jabatan sebagai Walikota Pematangsiantar.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga didampingi dua Wakil Ketua DPRD Mangatas Silalahi dan Ronal Tampubolon.

Menanggapi keputusan rapat paripurna tersebut, Sekretaris DPC Himapsi Kota Pematangsiantar, Joko L Sinaga mengaku sangat mengapresiasi keputusan DPRD tersebut.

Dia berpendapat, ternyata Pansus Angket telah bekerja secara profesional dan berpihak terhadap kebenaran dan mengedepankan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Siantar. Kemudian hasil Pansus Angket disambut baik sebanyak 22 orang anggota DPRD dengan memutuskan untuk mengusulkan pemberhentian Hefriansyah.

“Keyakinan kami selama ini sudah terjawab. Ternyata DPRD bekerja dengan sungguh- sungguh. Ternyata mereka tidak masuk angin, sebagaimana seperti yang kita duga selama ini. Ini adalah hasil yang sangat memuaskan,” katanya.

Meski demikian, Joko juga menegaskan bahwa Himapsi akan terus mengawal kasus ini sampai diproses ke Mahkamah Agung.

“Bisa jadi keputusan ini tidak ditindaklanjuti ke MA. Atau bisa saja dengan sengaja DPRD tidak melanjutkan. Karena situasi politik akan semakin memanas, bisa saja Henfriansyah kembali melakukan lobi-lobi dan tawar menawar. Pasti akan kami kawal dan pantau terus menerus,” pungkas Alumni Universitas Simalungun itu, dengan nada tegas. (Tim/Red)

Share

Baca Juga