Abaikan Kerusakan Lingkungan, Galian C Ilegal di Simalungun Kebal Hukum

IMG-20200710-WA0027Ket Foto : Salah Satu Lokasi Galian Golongan C di Pinggiran Sungai Perdagangan, Kecamatan Pamatang Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Salingnews.com – Simalungun
Galian golongan C ilegal di Sungai Bah Bolon, Perdagangan, Kecamatan Pamatang Bandar, Kabupaten Simalungun, tetap beroperasi meskipun belum memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP), Izin Pertambangan Rakyat (IPR), Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), Jumat (10/07/2020).

Saat dilansir dari Kepala Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah III Provinsi Sumatera Utara, Ir Leo Haloho MSi menyebutkan hanya ada 10 (Sepuluh) pengusaha yang mengantongi izin.

Untuk di daerah Perdagangan, Kecamatan Pamatang Bandar, Kabupaten Simalungun, Leo mengatakan yang memiliki izin usaha galian golongan C hanya 1 (Satu). Sehingga diluar daripada itu disebutkan belum memiliki izin alias ilegal.

Atas dasar keterangan yang diberikan oleh pihak Dinas ESDM wilayah III Provinsi Sumatera Utara, pantauan media Salingnews.com melihat adanya aktivitas galian golongan C yang berada di pinggiran sungai.

Menurut informasi dari warga setempat, ada beberapa lokasi galian golongan C yang terus beroperasi meski belum diketahui soal kepemilikan izin usaha.

Selain Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang disebutkan oleh pihak Dinas ESDM, ternyata ada aktivitas pengerukan pasir dari dasar sungai yang berada di Pangkal Titi dan Kucingan.

Mengetahui hal itu, Candra Malau selaku Direktur Eksekutif Organisasi Sahabat Lingkungan (SaLing) Siantar-Simalungun meminta kepada Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk menutup galian golongan C yang tidak memiliki izin.

Menurutnya, perbuatan eksploitasi sumber daya alam tanpa memiliki izin sudah selayaknya di proses hukum.

“Kepolisian seharusnya bertindak tegas, segera tangkap perusak lingkungan. Undang Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sudah sangat jelas terkait sanksi kepada perusak lingkungan,” tegasnya, Jumat (10/07/2020).

(DD/Tim)

Share