Acara Penyambutan Tahun Baru Islam  1440 H Batal di Lapangan Adam Malik Karena Event Gala Catur dan Konser Judika

Salingnews.com – Pematangsiantar. Surat dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pematangsiantar beredar di media Sosial terkait Ijin Pemakaian Lapangan H Adam Malik Kota Pematangsiantar pada tanggal 07 Okotber 2018, yang diberikan Kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar untuk pelaksanaan Lomba Penyambutan Tahun Baru Islam (Muharram 1440 H). Sabtu (06/10/18).

adam malik 1

Stand kegiatan Gala Catur dan Konser Judika (Kiri) Surat dari Dinas Perijinan Untuk MUI Pematangsiantar

Dalam isi Surat DPM – PTSP tersebut menerangkan bahwa memberikan ijin kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar /Syaifuddin, pada tanggal 03 Oktober – 07 Oktober 2018, Pukul 14 : 00 s/d 24 : 00 WIB, untuk pemakaian tempat Lapangan Haji Adam Malik Kota Pematangisantar, acara “Lommba Penyambutan Tahun Baru Islam (Muharram 1440 h)”.

Baca Juga :   Ada Kegiatan Tabligh Akbar di Mesjid Raya, Konser Judika Tetap di Gelar Dilapangan Adam Malik Pematangsiantar

Surat tersebut di tandatangani oleh Kepala (DPM – PTSP) Agus Salam, SE pada tanggal 25 September 2018. Namun berbeda dengan dilapangan bahwa ijin tersebut bukan kegiatan keagamaan melainkan kegiatan Event Gala Catur Emas Road to Master dan Konser Musik yang menghadirkan Artis Ibu Kota, yaitu Judika Sihotang.

Terpisah ketika di konfirmasi awak media ini kepada DP  – MUI Pematangsiantar. Arip Siregar selaku Wakil Ketua dan Kordinator Pelaksana Kegiatan Tahun Baru Islam 1440 H, mengatakan bahwa DP – MUI Pematangsiantar menolak konser Judika yang tanggal pelaksanaanya bersamaan dengan Tahun baru Hijriah dan akan di rayakan Tabligh Akbar  di Mesjid Raya yang hanya berjarak 100 Meter dari Lapangan Adam Malik Kota Pematangsiantar.

“Yang Paling disesalkan sikap dari Fatimah Siregar yang mengatakan bahwa seakan – akan kegiatan itu adalah kegiatan Polda Sumut . Sementara ijin penggunaan lapangan Adam malik pada tanggal 03 – 07  Oktober 2018 telah di berikan kepada MUI Pematangsiantar, untuk menyambut Tahun Baru Islam, Tapi karena Fatimah menghubungi pihak MUI agar tidak mengadakan kegiatan di Lapangan Adam Malik, dan mengaku kegiatan itu adalah  kegiatan Polda. Ternyata kegiatan konser musik  yang dinaungi Galan”. Katanya.

Selain itu, Event Gala Catur dan Konser Judika itu juga mendapat penolakan dari Ketua Pemuda Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jalan Sudiman Pematangsiantar, Dedy W Damanik mengatakan bahwa  persoalan saling menghormati serta menghargai umat beragama di kota Pematangsiantar seakan hilang begitu saja.

Gala-Catur-Emas-sumber-Instagram

“Bukan hanya satu agama tertentu yang terganggu aktivitas keagamaannya. Kali ini, hal yang sama sedang terjadi di Kota Sapangambei Manoktok Hitei ini. Pada tanggal 16 April 2017 lalu, yang bertepatan Hari besar umat kristiani, telah mencederai warna toleransi di Kota Pematangsiantar melalui Event Road Race di Kota Pematangsiantar. Dimana event itu sangat besar mempengaruhi aktivitas umat kristiani dalam beribadah (GKPS Jl.Jend.Sudirman).” Sebutnya.

Lanjut Dedi menambahkan bahwa, Kali ini pemerintah kota Pematangsiantar telah melakukan kesalahan yang sama, yaitu  pada hari Minggu (07/10/18) Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar  telah memberikan izin untuk mengadakan kegiatan Iven Gala Catur dan Konser yang  dimulai pukul 13.00 WIB hingga acara puncak (konser) pada malam hari.

“Pemko kan sudah belajar dari persoalan sebelumnya. Seharusnya jangan lagi terulang yang seperti ini. Kami juga ingin dihargai seperti kami menghargai keseluruhan umat beragama di kota siantar. Kegiatan besok (07/10/18) sudah pasti akan mengganggu kemaslahatan aktivitas ibadah umat kristiani yang melakukan Ibadah di GKPS Jalan Sudirman yang dekat dengan Lapangan Adam Malik Kota Pematangsiantar. Setelah melakukan kesalahan yang sama, Pemko masih ingin meminta maaf?”. Ucapnya.

Sampai berita ini diterbitkan. Ketua MUI, Walikota Siantar Hefriansyah SE dan Sekda serta Kadis Perizinan belum berhasil dikonfirmasi terkait pemakaian lapangan Adam Malik kota Pematangsiantar yang digunakan untuk acara komersil. (AS /Red)

Share

Baca Juga