Aliansi Media Berita Monalisa Gelar Diskusi Publik ” GOR Untuk Kepentingan Siapa?”

Salingnews.com – Pematangsiantar. Maraknya pemberitaan mengenai Bangun Serah Guna (BGS) Gedung Olah Raga (GOR) di Jalan Merdeka Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, telah menjadi perhatian serius berberapa Aliansi lembaga seperti SUMUT WATCH, PC Taruna Merah Putih, DPC POSBAKUMADIN dan DPC Kongres Advokat Indonesia yang digawangi Media Berita Monalisa menggelar Diskusi Publik bertajuk “ GOR Kepentingan Siapa?”. Jumat (28/06/19) dimulai pukul 10:15 Wib sampai dengan Pukul 12.00 Wib.

IMG-20190629-WA0008

Aliansi Media Berita Monalisa saat menggelar Diskusi Publik “GOR Untuk Kepentingan Siapa?.”

Diskusi yang diharapkan sebagai ruang publik dalam menyerap berbagai aspirasi dan solusi yang timbul, sesuai dengan ketentuan terkait dengan pemanfaatan Barang Milik Negara yang dimaksud dengan “Pemanfaatan BMN dan pendayagunaan yang tidak digunakan untuk penyelenggaraan tugas dan fungsi dengan tidak mengubah status kepemilikan”atau “Barang Milik Negara(BMN) yang dibeli atau diperoleh atas beban APBN atau berasal dari perolehan lainnya yang sah”. Sehingga tidak terjadi kesimpang-siuran dan dugaan negative serta Pro & Kontra masyarakat.

Namun pihak Pemerintah Kota Pematangsiantar sesuai undangan yang didaulat sebagai Narasumber agar dapat memberi pencerahan sesuai peraturan dan perundangan undangan berlaku terkait Bagun Serah Guna (BGS) Gedung Olah Raga tidak hadir, tanpa alasan jelas.
Kemas Edi Junaidi, Pimpinan Umum MBM sebagai Panitia Penyelenggara mengatakan, Sejak awal diskusi ini digelar bukan untuk mendiskreditkan Pemeritah Kota Pematangsiantar tapi bagaimana diskusi tersebut, agar dapat menjadi ruang untuk sosialisasi serta langkah langkah dan dampak dari Bangun Guna Serah (BGS) Gedung Olah Raga sesuai peraturan dan perundang undangan yang berlaku. Sebab dugaan sementara bahwa Pemko Permatangsiantar tidak transparan dan telah menarik Komitmen Fee demi keuntungan pribadi dari investor.

“Undangan yang telah di kirimkan terus ditindaklanjuti panitia. Artinya Pemko Pematangsiantar sebagai pemilik Aset dapat memberikan penjelasan secara detail terkait BGS Gedung Olah Raga dan dampak sosial masyarakat sesuai kearifan lokal. Upaya terus kita lakukan!…’baik melalui telpon selular maupun pesan Whatsapp, Sekretaris Daerah Budi Utari sebagai pejabat berkopeten di Pemko Pematangsiantar dengan diplomatis menolak, untuk hadir sebagai narasumber pada diskusi publiki yang digelar Aliansi Media Berita Monalisa dengan alasan tugas luar mengikuti pembahasan APBD 2020 di Pemprovsu Medan,” terang Kemas yang selalu akrab digelar Babe sehari harinya kepada wartawan Media Berita Monalisa.

Lanjut Kemas, Bahwa pengguna barang maupun yang berada pada pengelola barang, ada ketentuan mengatur supaya proses pemanfatanya dapat berjalan dengan tertib, terarah, adil, akuntabel, guna mewujudkan pengelolaan BMN yang efisien,efektif, optimal.

“ Digelarnya diskusi publik tersebut memberi ruang kepada Pemko Pematangsiantar, untuk melakukan sosialisi sesuai yang diharapkan masyarakat. Apakah pemanfaatan BMN dapat memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan ekonomi masyarakat, dan pemasukan uang ke negara sebagai hasil pemanfaatan atau berdampak kepada kerugian masyarakat kota Pematangsiantar yang menurut Blue Frint dijadikan Pusat Perbelanjaan (Mall) dan sarana Olah Raga,” ujarnya.

Wong kito galo ini menambahkan, Pada prinsipnya optimalisasi pemanfaatan BMN dilakukan dengan tidak mengganggu tupoksi, sehingga benar-benar idieal menjadi target pemanfaatan yang paling tepat. Selain itu kebijakan pemanfaatan BMN harus memperhatikan kepentingan yang lebih besar yaitu kepentingan kepentingan Masyarakat Umum.

“Diskusi ini digelar, bukan menentang atau menunda pembangunan di kota Pematangsiantar, tapi bagaimana Pemerintah Kota Pematangsiantar dapat memberi pemahaman kepada masyarakat tujuan BGS Gedung Olah Raga yang selama ini sempat tak terawat dalam artian terabaikan. Sebagai pemilik Media saya sangat mengapresiasi kepiawaaian Pak Wali mampu mendatangkan investor, dan kalau boleh jujur saya salut dan angkat jempol. Tapi kita jangan lalai dan eforia dengan hadirnya investor sehingga mengiring walikota ketepi jurang dengan melanggar aturan dan peraturan dan perundang undangan yang ada untuk menarik komitmen fee dari investor,” tegas Kemas.

“Harmonisasi Kebijakan Pemanfaatan Barang Milik Negara (BGS)” Wahyudi Hardianto sebagai moderator Diskusi Publik “ GOR Untuk Kepentingan Siapa?… mengatakan, sejak dahulu para pejuang bangsa ini mengawali sesuatu kosep atau program dengan cakap cakap,atau kombur kombur ini kita dapat melahirkan solusi untuk melahirkan gagasan demi terwujudnya kota Pematangsiantar Mantab Maju dan Jaya.

“ Kita berharap dari hasil diskusi ini bisa melahirkan gagasan dan memberi solusi dari berbagai kebijakan yang menurut peserta yang hadir pada acara diskusi ini disinyalir melanggar berbagai aturan. Dengan diskusi ini kita berharap resume hasil diskusi dapat sebagai kontrol sosial kebijakan Pemerintah Kota Pematangsiantar.” ujarnya mengawali diskusi publik yang digelar Aliansi Media Berita Monalisa.

Benny Sibarani, dihadapan peserta diskusi publik meminta untuk tidak diteruskan karena ketidak hadiran narasumber, namun demikian sebagai masyarakat tidak menghalang pembangunan yang ada di kota Pematangsiantar.

” Kita berharap Pemko Pematangsiantar dan pelaku usaha hadir dalam diskusi kali ini untuk memberi penjelasan kepada masyarakat. Kenyataannya tidak satupun hadir mewakili pemko pematangsiantar. Sebagai masyarakat awam pada prinshipnya secara pribadi kami tidak mengahalang pembangunan yang ada dikota pematangsiantar,” ungkapnya.

“Kecewa Terhadap Pemerintah”
Diskusi publik yang digelar Aliansi Media Berita Monalisa semangkin mengarah,ketika Wahyudi sebagai moderator member kesempatan kepada Zainul Arifin sebagai peserta untuk memberi tanggapan dalam diskusi GOR untuk kepentingan siapa?..” Secara jujur saya sangat mengapresiasi dengan keberanian panitia menggelar diskusi, yang sudah sekian lama tidak pernah digelar, dan sebenarnya ini kesempatan pemeritah kota pematangsiantar mensosialisasikan Bangun Guna Serah (BGS) Gedung Olah Raga sebagai pusat perbelanjaan modern (MALL). Tapi,’ sangat disayangkan pemerintah maupun penggiat olah raga serta pengusaha yang kita harapkan dapat hadir sebagai narasumber dan telah diundang panitia. memberi ruang agar diketahui publik, namun tidak kita dapatkan,” ungkap Zainul sebagai pemerhati kebijakan Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Bertahun Mangkrak, Bangun Guna Serah GOR Kepada Investor
Sementara Hendro Susilo, dalam kesempatan diskusi publik diberikan kepada moderator mengatakan, Sudah menahun lahan dan bangunan GOR mangkrak, tak seorang pun masyarakat dan pegiat atau pemerhati pemerintahan yang bersedia mempertanyakannya. Dan ketika Pemerintah Kota yang dinilai belum transparan terkait perubahan fungsi/penambahan fungsi lahan dan bangunan GOR diberikan kepada pihak ke 3 (investor), disitu pula banyak elemen masyarakat yang bersemangat mengkritisinya.

Hal ini sejatinya dua kegerahan yang harus segera diungkapkan ke masyarakat luas. Justru saya khawatir ada hal tersirat yang belum terungkap, sehingga tidak menutup kemungkinan menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat khususnya pada aspek sosial dan ekonomi.
Hefriansyah selaku Walikota, segera bersuara langsung ke publik untuk menjelaskan maksud dan tujuan penambahan fungsi di lahan dan bangunan GOR tersebut. Jika itu tidak dilakukan, maka tidak menutup kemungkinan dia akan menghadapi persoalan-persoalan baru yang dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat yang memiliki hak secara konstitusi.’ungkap Hendro Susilo.

Dari berbagai prespektif dan gagasan muncul terkait Bangun Guna Serah (BGS) Gedung Olah Raga pada acara diskusi publik yang digelar Aliansi Media Berita Monalisa, Seperti yang disampaikan Praktisi Hukum Willy Sidauruk dan Andrew Panjaitan dari Bara JP serta Bung Goklin aktifis Siantar Simalungun juga pandangan akademisi mahasiswa AMIK Tunas Bangsa Angga Siboro.
Untuk mengetahui lebih jelas diskusi publik terkait Bangun Guna Serah (BGS) Gedung Olah Raga Kota Pemetangsiantar tersebut, para pemirsa dan permbaca Media Berita Monalisa dapat menyaksikannya langsung melalui Chanel TV Live Streaming Media Berita Monalisa. (Bem/Red)

Share

Baca Juga