Apresiasi Satpol PP Siantar Tegur RS Vita Insani, Efarina, dan Pabrik Plastik

IMG_20200624_160356Ket Foto : Ketua Komisi III Denny T Siahaan (tengah), Anggota Komisi III Imanuel Lingga (kiri), dan Dedy Manihuruk (kanan).

Salingnews.com – Pematangsiantar
Usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang difasilitasi oleh Komisi III DPRD Kota Pematangsiantar terkait pembahasan adanya dugaan mafia dalam pemberian izin, bak kilat Satuan Polisi Pamong Praja langsung melayangkan surat teguran pertama pada hari itu juga, Selasa (23/06/2020).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Pematangsiantar beri teguran pertama kepada Rumah Sakit Vita Insani, Pabrik Plastik yang berada di Jalan Pattimura Ujung, dan pimpinan Efarina.

Gerak cepat yang dilakukan oleh tim penegak Perda ditunjukkan melalui surat teguran pertama agar menghentikan pengoperasian dan segala aktivitas di dalamnya.

Merujuk dari surat yang dilayangkan Satpol PP, untuk Rumah Sakit Vita Insani, pihak mereka meminta agar menghentikan kegiatan/membongkar bangunan yang berdiri di saluran drainase. Satpol PP menyebutkan adanya bangunan yang berdiri di saluran drainase tanpa mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan belum memiliki dokumen lingkungan seperti UKL/UPL. Bila hal tersebut tidak di indahkan oleh RS Vita Insani, pihak Satpol PP akan menertibkannya.

Selanjutnya, terkait bangunan yang berada di Jalan Pattimura Ujung, Gang Pitola, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, menurut Satpol PP dari hasil monitoring di lapangan bahwa pemilik atas nama Tia Sui Tjoe telah mengoperasikan pabrik plastik tanpa memiliki Izin Operasional dari Dinas terkait.

Dengan inti surat yang sama, Satpol PP juga menyurati pengembang yakni Pimpinan Efarina untuk menghentikan segala aktivitas didalamnya.

Bangunan gedung Universitas Efarina milik PT Hapoltakan Jaya Mandiri yang diduga berdiri pada kawasan perkebunan, disebut selain tidak memiliki dokumen lingkungan, berdirinya bangunan tersebut juga telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Pematangsiantar.

Saat ditemui media ini, Ketua Komisi III Denny T Siahaan mengapresiasi kinerja gerak cepat yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Pematangsiantar.

“Terimakasih dan apresiasi kepada Satpol PP Kota Pematangsiantar yang sudah bergerak cepat menegur dengan melayangkan surat teguran pertama. Kiranya kota kita ini kedepannya lebih teratur dan tertib lagi,” imbuhnya.

(DD/Tim)

Share