Data Polda Sulteng: 925 Meninggal Akibat Gempa dan Tsunami

Salingnws.com – Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) ikut menghitung jumlah korban jiwa akibat gempa dan tsunami pada Jumat (28/09/18). Data versi Polda Sulteng, jumlah korban tewas hampir menyentuh angka 1.000 korban jiwa.

“Total yang meninggal 925 jiwa,” kata Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Hery Murwono dikutip dari kumparan, Senin (01/10/18). Hery mengatakan, korban terbanyak meninggal di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala.

dampak gempak

Proses pemakaman masal jenazah korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. (Foto: AFP/BAY ISMOYO)

Saat disinggung lebih lanjut korban terbanyak dari tsunami atau gempa, Hery belum dapat mendetailkannya lebih lanjut. Ia menengaskan korban terbanyak berada di pesisir pantai Kota Palu.

“Sebanyak 53 orang sudah dimakamkan secara massal,” ucap Hery.

Berikut ini data Polda Sulteng yang diberikan pada kumparan:

11 jenazah ditampung di RS Wirabuana, Palu

211 jenazah ditampung di RS UNDATA, Palu

55 jenazah ditampung di Masjid Raya Palu

411 jenazah ditampung di RS Bhayangkara

20 jenazah di Pantoloan Induk, Palu

1 jenazah di Kawatuna, Palu

58 jenazah di Perumnas Balaroa

2 jenazah di Kayu Malue

21 jenazah di Donggala

3 jenazah di Desa Tuwa

7 jenazah di Salua Tigi

3 jenazah di Desa Sibalaya

23 jenazah di Kelurui Buluri

4 jenazah di Jalan Panglima Polem

8 jenazah di Puskesmas Dolo

44 jenazah di GPID

13 jenazah di Desa Wani

19 jenazah di Hotel Roa-roa

1 jenazah di PGM

4 jenazah di Kampung Lere

2 jenazah di Sungai Uno

6 jenazah di Petobo

12 jenazah di RS Samaritan

Jumlah korban akibat bencana ini, versi Polda Sulteng, berbeda dengan yang dikeluarkan Mabes Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Mabes Polri menyebut ada 1.209 korban tewas, sedangkan BNPB merilis angka 844 korban tewas. (Red)

Share

Baca Juga