Diduga Meninggal Sebelum Terbakar, Keluarga Korban Minta Polsek Tanah Jawa Usut Tuntas

Salingnws.com – Simalungun. Kasus kematian yang merenggut nyawa Elekson Silalahi(57) warga desa hutabaru, kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, menuai banyak kejanggalan. Pasalnya Elekson yang di sebut meninggal karena kebakaran akibat korsleting listrik, di temukan di dalam kamar, rumahnya,  benda-benda tajam berupa 2 buah parang dan linggis. Hal itu, disampaikan kuasa hukum korban, Maruba Sinaga SH.saat di temui di Polsek Tanah Jawa, Kab Simalungun. Senin(18/03) sekira jam 11:00.Wib.

IMG-20190319-WA0007

Rumah Korban yang terbakar pada (01/ 02/ 19), sekitar jam 03:20.Wib,  di Huta Baru, Kampung Jawa Nagori Saribu, Kecamatan Hatonduan, Kabupaten Simalungun

Maruba mengatakan kejanggalan tersebut dipertegas dengan hasil Outopsi Dokter Forensi Polda Sumatera Utara (Sumut) dimana di sebutkan korban yang telah mengalami kebakaran sudah hangus terbakar, posisi korban menunjukkan sedang terbaring/terlentang di kamar di sekitar tempat tidur dari hasil visum dokter menunjukkan korban sudah meninggal sebelum terjadi kebakaran.

“Kami minta Polsek Tanah Jawa untuk bekerja profesional mengungkap kasus ini, karena sangat jelas banyak kejanggalan,”tegasnya.

Selain itu, Pria yang juga Calon Legislatif  dari partai Perindo menjelaskan jika Polsek Tanah Jawa tidak profesional maka kasus ini akan di bawa ke ranah Polda Sumut.

“Sudah dua bulan setelah peristiwa, tapi nggak tau kita arah kasus ini, maka akan membawa kasus tersebut di tangani oleh Polda Sumut,”ucapnya.

Selain itu, Istri Korban. Regina Hutapea mengatakan ingin segera tau pelaku atau aktor utama di balik kematian suaminya yang di duga tidak wajar dan meminta polsek tanah jawa bekerja proaktif mengumpulkan alat-alat bukti maupun saksi.

“Saya hanya ingin tau penyebab pasti kematian suami ku,”ucapnya.

Selain itu, Regina menyebutkan kematian suaminya masuk kategori pembunuhan berdarah dingin, karena di dekat mayat korban di temukan alat-alat kejahatan berupa linggis dan parang, yang jelas-jelas kedua jenis benda tersebut bukan milik keluarganya.

“Kasus ini harus terungkap siapa dalang di balik kematian suami ku,”ucapnya.

Lemahnya respon polsek tanah jawa menyikapi kasus yang menimpa suaminya, menurut Regina polsek kurang tanggap sehingga dirinya beserta keluarga besar hendak meminta bantuan polda sumut turun tangan.

Sementara itu, Kapolsek Tanah Jawa, mengaku telah ada kejanggalan atas kasus kematian Elekson Sinaga, hal itu di buktikan bukti-bukti di lapangan sesuai dengan olah tempat kejadian perkara.”Pasti ini ada kejanggalan, tapi pasti aku akan buktikan,”ucap Kompol H.Panggabean SH.

Saat di singgung dengan temuan sajam, berupa parang dan linggis di sebelah mayat korban, Pria berpangkat melati satu ini, mengaku kaget ada benda tersebut.”Belum tau soal itu!!Makanya kita akan buat penyelidikan.Karena belum tau saya ada alat bukti itu,”ungkapnya

Selanjutnya, Kompol Panggabean mengatakan bahwa sedari awal kasus ini adalah kasus pembunuhan bukan kasus kebakaran murni yang mengakibatkan korban jiwa.

“Kenapa saya bilang ini pembunuhan, pada saat kami melakukan pengecekan ulang, kalau korban masih hidup, ada asap pasti lari!!Gitu dia,”ucapnya.

“Walau mabuk pun korban pasti lari dan minta tolong, tapi korban di situ saja, di dekat tempat tidur, maka itu harus di otopsi,”tandasnya.

Kapolsek juga mengaku bingung melihat kematian korban yang tidak wajar” kenapa kematiannya di tempat tidur, atau dimana pun pasti kita nggak mengarah curiga,”tutupnya

Ditempat yang sama, salah seorang kerabat korban, mengaku prihatin melihat kasus yang di alami saudaranya, pasalnya oknum polsek tanah jawa, telah meminta uang sebesar satu juta rupiah, namun kasus yang menimpa saudaranya tidak menunjukkan titik terang”Mereka minta uang!!Saya kasih, dengan alasan untuk uang minyak.Tapi nggak ada kejelasan kasus itu,” ucap Br Pardede(55)

Untuk diketahui, pada 01 Febuari 2019, sekitar jam 03:20.Wib,  telah terjadi peristiwa kebakaran berlokasi di Huta Baru, Kampung Jawa Nagori Saribu, Kecamatan Hatonduan, Kabupaten Simalungun. Peristiwa kebakaran merenggut satu korban jiwa. (Bul/ Red)

Share

Baca Juga