Ditengah Pandemi Covid-19, Fakultas Ekonomi USI Laksanakan Yudisium Secara Online

Salingnews.com – Pematangsiantar | Ada hal yang menarik dalam prosesi yudisium kali ini, meskipun ditengah wabah pandemi Covid-19, Fakultas Ekonomi Kampus Universitas Simalungun tetap melaksanakan prosesi yudisium dengan secara online/daring, Kamis (30/7/2020).

WhatsApp Image 2020-07-30 at 17.03.05Jika biasanya yusidium dilakukan dengan dihadiri para yusidiawan dan pendamping seperti orang tua serta disaksikan pula oleh para dosen dan pimpinan kampus, kali ini tampilan yang cukup berbeda dengan memanfaatkan aplikasi ‘Zoom’ secara online.

Salah satu kampus tertua di Kota Pematangsiantar yang berdiri sejak 1965 itu, disebut memiliki para alumni yang mampu bersaing dalam dunia kerja, bisnis, dan usaha. Sehingga diyakini mampu mengikuti perkembangan era digitalisasi.

Universitas Simalungun memiliki 5 (lima) Fakultas yakni Fakultas Hukum (FH), Ekonomi (FE), Perguruan Ilmu Pendidikan (FKIP), Teknik (FT), Pertanian (FT), dan Pascasarjana.

Kampus Universitas Simalungun atau yang akrab disebut USI yang berada di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Sitalasari, yang kali ini sebanyak 80 (delapan puluh) yusidiawan Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun ikuti Yudisium secara Online.

Hal ini dilakukan guna mencegah dan turut berupaya menghentikan penyebaran Covid-19 yang kini kian masif. Selain itu, segenap civitas akademika khusus Fakultas Ekonomi yang diundang menghadiri yusidium tetap mematuhi protokoler kesehatan.

Yusidium dimaksud yakni proses akademik yang menyangkut pengumuman nilai dan kelulusan Mahasiswa dari seluruh proses akademik yang telah diikuti.

Para yusidiawan Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun mengikuti seluruh prosesi yusidium secara online/daring dari rumah atau tempat yang masing-masing masuk via aplikasi Zoom Cloud Meetings (aplikasi pertemuan HD gratis dengan video dan berbagi layar hingga 100 orang).

Layaknya prosesi yudisium pada umumnya, mereka juga mengenakan pakaian lengkap dengan jas dan kebaya rapi.

Selain menggunakan aplikasi Zoom, prosesi yudisium tersebut juga dapat disaksikan via Youtube yang ditautkan langsung oleh akun Humas Universitas Simalungun.

WhatsApp Image 2020-07-30 at 11.45.12Pantauan media Salingnews.com saat berada di lokasi prosesi yudisium (kampus), tampak yang hadir hanya pejabat struktural, dosen, staf, dan perwakilan yusidiawan terbaik.

Rektor Universitas Simalungun, Dr Corry juga tampak mengikuti berjalannya prosesi yusidium dari ruangannya meskipun hanya via online/daring.

Saat dikonfirmasi usai prosesi yudisium, Dekan Fakultas Ekonomi Elidawati Purba S.E., M.Si., menyebutkan ada 3 (tiga) Program Studi sudah melakukan yudisium pada hari ini yaitu Prodi Manajemen, Ekonomi Pembangunan, dan Akuntansi.

“Untuk Prodi Manajemen ada sebanyak 69 yusidiawan, Ekonomi Pembangunan 7 yusidiawan, Akuntansi 4 yusidiawan. Jadi, laki-laki sebanyak 25 orang dan perempuan sebanyak 55 orang,” terang Elida saat ditemui di ruangan kantornya.

Dekan yang dipercaya dua periode ini berkeinginan agar alumni mampu mengembangkan kompetensi di tengah-tengah pandemi Covid-19.

“Agar alumni tidak hanya terpaku mencari pekerjaan, tetapi mampu memanfaatkan situasi dan peluang. Meskipun saat ini wabah pandemi, bukan berarti menyurutkan kemampuan. Ini era teknologi, semua jaringan koneksi terbuka lebar, saatnya menunjukkan kreatifitas, inovatif, dan tetap menunjukkan eksistensi,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau kepada Mahasiswa/i yang saat ini sedang libur semester agar memanfaatkan teknologi.

“Saya berpikir kedepannya, bahwa untuk karya tulis ilmiah tidak lagi berbentuk Hard Copy. Universitas Simalungun saat ini sudah memiliki Repository (gudang) semacam perangkat lunak yang mampu menyimpan setiap arsip, dokumentasi, jurnal, hasil penelitian, dan karya ilmiah lainnya. Sehingga dapat dilihat oleh banyak orang dan memacu setiap Mahasiswa untuk menciptakan karya tulis ilmiah dengan baik,” terangnya.

Untuk jadwal wisuda, Elida mengatakan sudah dalam tahap perencanaan di tingkat rektorat kampus.

Penulis : Dedi Damanik
Editor : Dedi Damanik

Share