DPC Himapsi Siantar Gelar Diskusi Publik “Quovadis Tugu Raja Siantar Ke XIV Sangnaualuh Damanik”

Salingnews.com – Pematangsiantar. Melihat minimnya  perhatian Pemerintah Kota Pematangsiantar terhadap Pahlawan perjuangan di Kota Pematangsiantar yakni Raja Sangnaualuh Damanik yang di anggap sangat memeiliki banyak jasa di Kota Pemtangsiantar namun seolah – olah tidak di hargai oleh Pemerintah Kota Pematangsiantar di bawah Kepemimpinan Hefriansyah Noor. Sabtu (20/04/19).

IMG_20190420_102322

Diskusi Publik Quavadis Tugu Raja Sangnaualun Damanik saat dilaksanakan di Aula Fkip Universitas Simalungun

Mengingat bahwa pada tanggal 24 April 2019 adalah hari jadi Kota Pematangsiantar, oleh karena itu, Dewan Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun ( DPC Himapsi) melaksanakan Diskusi Publik Quovadis Tugu Raja Siantar Ke XIV Sangnaualuh Damanik di laksanakan di Aula Fkip Universitas Simalungun (USI).

Ketua Panitia Candra Malau menyebutkan bahwa diskusi publik yang mengangkat persoalan tugu Raja Sangnaualuh Damanik sangat penting dan sejarahnya harus diketahui banyak orang, terutama Pemerintah Kota Pematangsiantar.

“Secara singkat Raja Siantar, Sangnaualuh Damanik adalah Pahlawan di Kota Pematangsiantar, oleh karena itu perlu di bangun Tugu atau monumen untuk menghargai jasa kepahlawananya dan perjuangannya di Kota Pematangsiantar ini, namun mirisnya pembangunan Tugu itu nyaris di nistakan oleh Pemerintah Kota Pematangsiantar, yang terus menerus di pindah – pindahkan”. Katanya.

Sementara itu melalui Diskusi Publik, Ketua Ihutan Bolon Damanik, Panner Damanik selaku Narasumber menyebutkan pembagunan Tugu Raja Sangnaualuh Damanik di masa kepemimpinan Hulman Sitorus Sudah di rencanakan dan sudah didiskusikan lewat Seminar pada saat diskusi tersebut sudah di rencanakan di depan Ramayana namun ada pihak Ketiga yang menginterpensi Pemerintah Kota Pematangsiantar.

“Pemko Pematangsiantar di Intervensi oleh Pihak ketiga (PT.STTC – Red), sehingga pembagunan tugu Raja Siantar berpindah tempat dan disepakati di Taman Merdeka, namun tanpa sepengetahuan kita, tugu di bangun di Lapangan Adam Malik’. Katanya.

Tambahnya lagi Pembagunan tugu di Lapangan adam juga berhenti dan kita tidak tau apa alasan Pemerintah memberhentikan pembangunan tersebut.

“Kita menegaskan kepeda Pemerintah Kota Pematangsiantar, agar segera membangun tugu atau monumen Raja Sangnaualuh Damanik di tempat semula, di depan Ramayana”. Katanya.

Hal senada juga di sampaikan Hisarma Saragih selaku Akademisi Sejarawan dari Universitas Simalungun mengatakan lebih sepakat bahwa tugu atau monumen raja Sanganaualuh Damanik di bagun di depan Ramayana. (Tim/Red)

Share

Baca Juga