DPP Himapsi dan PTPN – IV Unit Marjandi  Sepakat Untuk Membangun SITU (Waduk Penampungan air Hujan)

Salingnews.com – Simalungun. Terkait adanya bencana banjir yang sering terjadi di Daerah Panei Tongah, Kecamatan Panei , Kabupaten Simalungun, hal itu di sebabkan oleh  pasca pergantian tanaman Teh ke  Sawit.

Melihat peristiwa tersebut  maka DPP Himpunan Mahasiswa Dan Pemuda Simalungun (Himapsi)  melakuan presur kepada Pihak PTPN – IV agar  bertanggung jawab kepada penderitaan masyarakat Panei Tongah akibat banjir yang menjadi sesuatu yang biasa saat ini di Panei Tongah.

surat

Berita acara dan kesepakatan DPP Himapsi dengan PTPN – IV Marjandi

 

Rado Damanik Ketua umum Himapsi mengatakan sebenarnya keinginan kita adalah kebun marjandi itu harus kembali ketanaman Pohon Teh.  Sabtu (17/11/18) sekitar pukul 11 : 30 WIB.

“ Kenapa?  Secara geografis struktur tanah di Panei Tongah dataran rendah dari Simalungun atas, sehingga sangat rawan dengan banjir, ditambah lagi adanya tanaman Sawit yang sangat rakus mengisap air tapi tidak dapat menampung air.  Artinya sawit membuang air ketika terjadi hujan.  Makanya belanda dulu sudah meneliti  bahwa teh adalah tanaman yang cocok di Panei Tongah”. Sebut Rado Damanik.

“Dengan adanya keluhan, akibat penderitaan masyarakat maka Himapsi merasa terpanggil untuk meyuarakan penderitaan masyarakat”.

Rado Damanik Ketua Umum Himapsi.

Tambahnya lagi menegaskan,  bahwa  untuk  merealisasikan inikan, sangat  butuh satu gerakan masyarakat yang mendesak menteri BUMN  merobahnya.

“Maka untuk jalan sementara adalah  mengurangi volume banjir. Oleh karena itu, kita sepakat dengan pihak PTPN -IV untuk membangun SITU penampungan air hujan,  yang dimana kesepakatan itu kita tuangkan dalam satu kesepakatan yang ditanda tangani Menejer Unit Marjandi yaitu  Jhon F.E Bangun dan disaksikan anggota DPRD Sumatera Utara  Jontoguh Damanik”. Ucapnya.

Lanjut Rado  menyampaikan bahwa muda-mudahan ini segerah terealisasi sehinga berkurang penderitaan masyarakat Panei Tongah. (Tim/AS)

Share

Baca Juga