Galian C di Tanjung Tongah Milik Marga Pardede Diduga Tidak Memiliki Ijin

Salingnews.com – Pematangsiantar. Galian C yang berada di Kelurahan Tanjung Tongah Kecamatan Siantar Martoba Pematangsiantar,  yang merupakan milik seorang warga bermarga Pardede diduga tidak memiliki ijin penambangan serta Ijin Lingkungan, pemerintah Sumatera Utara diharapkan memberikan tindakan tegas. Selasa (02/10/18).

galian c

Galian C yang di duga milik marga Pardede di Tanjung Tongah Kelurahan Siantar Martoba.

Adanya penambangan atau Galian C, di Tanjung Tongah Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar yang berada sekitar 500 meter dari pemukiman masyarakat membuat masyarakat sekitar merasa terganggu atas adanya  kegiatan penambangan tersebut.

Pasalnya, penggalian tersebut menyebabkan abu yang di hirup setiap harinya oleh masyarakat sekitar dan ada dugaan,  penambangan tersebut tidak memiliki ijin dari Menteri ataupun dari Gubernur Sumatera Utara.

Karena dalam Undang-undang Nomor 11 tahun 1967 tentang ketentuan-ketentuan pokok pertambangan yang mengharuskan bahwa kegiatan pertambangan (penggalian) harus memiliki ijin dari kementrian hingga memiliki ijin dari Pemerintah Provinsi tempat lokasi penambangan.

Saat dikonfirmasi kepada seorang warga bernama Najib Damanik mengatakan ” Kalau masalah galian tersebut ada yang suka dan ada yang tidak, kalau aktifitas galian itu sudah ada sekitar 6 sampai 7 tahun ” ucapnya.

Beliau juga mengatakan bahwa ada dugaan pekerjaan tersebut dibekingi aparat, cuma kita masih telusiri siapa orangnya dan bahkan dari sosialisasi kemaren kalau untuk galian C belum ada ijinnya di Kota Pematangsiantar ” tambahnya.

Kalau benar pemilik penambangan (galian) tersebut tidak memiliki ijin maka dihukum dengan hukuman penjara selama-lamanya enam tahun dan/atau dengan denda setinggi-tingginya limaratus ribu rupiah, barang siapa yang tidak mempunyai kuasa pertambangan yang tercantum dalam pasal 31 mengenai ketentuan pidana.

Sementara itu, terkait ijin lingkungan atas adanya Galian C di Tanjung Tongah, Kelurahan Siantar Martoba, Pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Pematangsiantar belum berhasil dimintai komentarnya terkait penambangan atau Galian C tersebut. (AT/Red)

Share

Baca Juga