GARPU Melakukan Sterilisasi ke Istana Maimoon dan Masjid Raya Al Mashun Medan

Salingnews.com – Medan | Gerakan Relawan Peduli Umat (GARPU) melakukan kegiatan sterilisasi dengan menyemprotkan disinfektan serta fogging anti DBD di Istana Maimoon dan Masjid Raya Al Mashun Medan, Kamis (22/10).

IMG-20201023-WA0018Ket. Foto: Tim Relawan GARPU Foto Bersama di Depan Istana Maimoon/dd

Saat dikonfirmasi, Nasrullah A Rahim selaku ketua dari GARPU, mengatakan bahwa kegiatan sterilisasi ini merupakan kegiatan sosial dan kemanusiaan dengan target kegiatannya adalah sterilisasi 1 Juta sekolah dan cagar budaya di Sumatera Utara.

Selama ini, disebutkannya, banyak keraguan dari pihak sekolah untuk membuka kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah, apalagi kondisi di Sumut saat ini masih berada di zona merah. Begitu juga dengan situs-situs cagar budaya yang ada.

Sejak adanya pandemi, kita melihat penurunan yang drastis terhadap kunjungan masyarakat ke situs-situs cagar budaya, sehingga pengelola merasakan kelesuan pada sektor pariwisata dari pengunjung lokal maupun manca negara.

Maka, GARPU berusaha untuk memberikan dukungan kepada pihak sekolah, baik itu guru pengajar maupun adik-adik pelajar agar bisa kembali melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing.

Begitu juga dengan situs-situs cagar budaya yang ada. Tentunya dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Di kesempatan lain, Bapak T Ismail Manan selaku perwakilan dari Yayasan Sultan Ma’mun Al Rasyid yang menerima kedatangan Tim GARPU ke Istana Maimoon mengungkapkan rasa terima kasih.

“Kami senang sekali dan sangat berterima kasih dengan adanya relawan seperti ini. Apalagi GARPU yang bergerak secara mandiri sangat peduli dengan kondisi cagar budaya yang saat ini sedang mengalami kelesuan di sektor pariwisata,” ungkapnya.

Menurutnya, Istana Maimoon yang merupakan salah satu cagar budaya dan icon Kota Medan, harus tetap dipertahankan kelestarian budayanya.

“Dengan adanya support dari Relawan GARPU ini, menjadi suntikan semangat bagi kami untuk bisa kembali memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa kita semua secara bersama tetap berusaha melakukan sterilisasi dalam kondisi wabah dan pandemi ini, sehingga masyarakat bisa kembali berkunjung ke situs-situs cagar budaya dengan tenang dan percaya diri,” mengakhiri. (SG/Red)

Share