Hidayat Nur Wahid: Aksi Terorisme Ganggu Tahun Politik

Salingnews.com – Jakarta. Lima teror bom di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur jadi sorotan publik. Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid menyebut peristiwa itu turut mengganggu tahun politik.

“Mengganggu (tahun politik). Sangat mengganggu,” kata Hidayat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

05ed98d7-71cd-402e-9cab-021bc1e48586_169

Foto: Ledakan yang berasal dari bom bunuh diri di Gereja Katolik Santa Maria Ngagel, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5) pagi. (Istimewa)

Alasannya, peristiwa teror bom itu bisa menciptakan persepsi negatif dari publik jelang Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Hidayat juga menyebut tragedi kemanusiaan ini seringkali diiringi dengan opini-opini menyesatkan.

“Karena dengan cara itu akan menghadirkan stigma menghadirkan labelisasi negatif, akan menghadirkan salah paham di tingkat publik. Selain itu juga akan menghadirkan opini menyesatkan,” ujarnya.

Baca Juga :   Pascateror Bom di Surabaya, Kapolda Sumut Berlakukan Siaga 1

Karena itu, Hidayat berharap aparat keamanan segera menuntaskan permasalahan ini. Ia juga menyinggung peran Presiden Joko Widodo dalam penanganan masalah terorisme di Indonesia.

“Saya berharap ini bukan pengulangan dan saya berharap silakan polisi segera menyelesaikan masalah tuntas berantas ke akar-akarnya. Termasuk yang diingatkan oleh Jokowi dan Wiranto (Menko Polhukam) masalah kesenjangan ekonomi,” tandasnya. (Red)

Sumber : detiknews.com

Share

Baca Juga