Himapsi Desak Kejaksaan Dan Polres Pematangsiantar Menangkap Hefriansyah

Salingnews.com – Pematangsiantar. Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Himapsi) yang tergabung dalam Gerakan Patunggu Simalungun (GPS) kembali menggelar Aksi Unjukrasa di Depan Balai Kota Pematangsiantar, tepatnya berada di Jalan Merdeka yang menjadi inti jalan ke pusat kota. Atas adanya aksi tersebut arus lalu lintas di sekitat Jalan Merdeka depan Balai Kota sedikit terjadi kemacetan. Senin (11/03/19) sekitar pukul 11:00 Wib.

IMG_20190311_120307

Himapsi dan GPS saat berunjukrasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Pematngsiantar.

Dalam aksi unjukrasa Himapsi dan GPS tersebut, dikarenakan adanya kebijakan Pemerintah Kota Pematangsiantar dibawah kepemimpinan Hefriansyah Noor yang diduga telah melukai serta menista suku Simalungun, salah satunya adalah Pemberhentian Pembangunan tugu Sang Naualuh, yang menurut himapsi adalah suatu kebijakan yang tidak menghargai perjuangan para leluhurnya.

“Selain adanya dugaan kerugian Negara akibat diberhentikanya pembangunan itu, kami juga menilai bahwa leluhur Simalungun telah dinista dan dihina oleh Hefriansyah selaku Walikota Pematangsiantar”. Sebut Kordinator Aksi Dedy W Damanik.

Selain itu, Himapsi dan GPS juga meminta Masyarakat Simalungun agar memboikot segala kebijakan Pemerintah Kota Pematangsiantar yang berhubungan dengan masyarakat Simalungun dan Masyarakat Siantar.

Selanjutnya, meminta Kapolres dan Kejaksaan Negeri Kota Pematangsiantar agar mengusut tuntas dugaan Penistaan Simalungun yang diduga dilakukan oleh Hefriansyah Noor.

Selanjutnya  mendesak Kapolres dan Kejaksaan Negeri Kota Pematangsiantar, untuk memproses dan menangkap Hefriansyah Noor, karena diduga terindikasi merugikan keuangan Negara atas di berhentikannya pembangunan tugu Sang Naualuh Tahun 2018.

Hal itu juga disampaikan oleh Himapsi saat melanjutkan Aksi unjukrasa di Depan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Pematangsiantar.

Menanggapi hal itu, Kasi Intel Kejari Siantar Bas Faomasi Jaya Laila menuturkan, hingga kini pihaknya masih menunggu audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Sabarlah. Kita tunggu hasil audit,” kata Bas.

Usai menyampaikan tuntutannya di depan Kantor Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Himapsi dan GPS juga melakukan Aksi unjukrasa didepan Kantor Polres Pematangsiantar, guna menyampaikan aspirasinya terkait di berhentikannya pembangunan Tugu Sang Naualuh kota pematangsiantar, Sumatera Utara. (Tim/AS)

Share

Baca Juga