Himapsi Tinjau Sungai Diduga Tempat Pembuangan Limbah Ternak Babi,  PT Alegrindo di Simalungun

Salingnews.com – Simalungun. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (DPP-Himapsi) Rado Damanik, Spd meninjau lokasi pembuangan limbah kotoran ternak babi milik PT. Alegrindo Nusantara yang dibuang ke Danau Toba melalui aliran sungai di Nagori Salbe.

limbah algerindo 1

Ketua Umum DPP Himapsi, Rado Damanik saat meninjau Aliran Sungai yang diduga tempat pembuangan limbah PT. Alegrindo. (FOTO ; Scereenshoot viedo)

Hal ini dikatakan oleh ketua DPC Himapsi kota Pematangsiantar saat melakukan masa perkenalan (Masper) kader baru DPC Himapsi yang dilaksanakan. Kemarin. Minggu (03/11/19) di Nagori Salbe, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.

“Saat kegiatan Masa Perkenalan (Masper) yang langsung dipandu oleh Ketua DPP Himapsi Rado Damanik, Spd, dan langsung juga melakukan sidak kelokasi sungai tempat pembuangan limbah ternak babi milik PT. Alegrindo di Nagori Salbe, dan menemukan titik pembuangan limbah PT. Alegrindo memang benar ada membuang kotoran ternak babi nya melalui sungai dan bermuara ke Danau Toba.” Ungkap Jonli Simarmata. Selasa (05/11/19).

Ketua DPP Himapsi Rado Damanik, mengatakan didalam video yang viral dimedia sosial berdurasi 01 menit 40 detik tersebut, mengatakan bahwa lokasi sungai di Nagori Salbe, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun tersebut dijadikan tempat pembuangan limbah kotoran ternak babi milik PT. Alegrindo.

“Di sungai inilah PT. Alegrindo membuang limbah kotoran ternak babi nya yang mengalir ke Danau Toba dan aliran sungai ini persis berada di bawah PT Alegrindo,” Terang Rado Damanik dalam video tersebut.

Selain itu Rado Damanik juga menemukan adanya air di aliran sungai tersebut berbui dan berwarna kecoklatan  yang diduga dari limbah PT. Alegrindo.

“Menurut keterangan warga jika hujan datang aliran sungai ini semakin tercemari oleh adanya dugaan pembuangan limbah ternak babi, dan kita turun kelokasi ini karena ada informasi dari warga tersebutu.” Kata Rado Damanik.

Lanjut Ketua Umum Himapsi itu juga menjelaskan bahwa PT. Alegrindo yang berada di Nagori Urung Panei, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun adalah salah satu periusahaan ternak babi yang terbesar di pulau Sumatera Utara.

“Ada Ribuan ekor ternak babi yang di kelolah oelh PT. Alegrindo tersebut, dan kita juga menilai bahwa AMDAL, PT. Alegrindo tidak lagi memadai dan tidak sesuai dengan Undang – Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.” Terang Rado. (AS/Tim)

Share

Baca Juga