Kepala BNN Siantar Akan Lakukan Razia, SaLing Minta Cabut Izin dan Tutup Studio 21

Salingnews.com – Pematangsiantar | Belum lama ini, Polres Kota Pematangsiantar merilis hasil penangkapan dua orang di tempat hiburan malam (Studio 21/Miles), Jalan Siantar-Parapat, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, pada Sabtu malam (9/1) sekira pukul 23.00 WIB.

images (2)Ket. Foto: Tempat Hiburan Malam Studio 21/Sumber Foto Dari Hetanews.com

Dari hasil penangkapan tersebut, Polres Pematangsiantar melalui Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) mengamankan barang bukti dari dua pelaku yakni 2 butir pil ekstasi dari tangan Edi (50) dan 50 butir pil ektasi dari Riko (35).

Kedua pelaku diketahui adalah karyawan Studio 21 atau yang akrab disebut ‘Miles’.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Tuangkus Harianja saat dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan akan melakukan razia.

“Kita akan lakukan razia,” ketiknya pesan singkat, Selasa sore (19/1).

Menanggapi hal itu, Agustian Tarigan Direktur Eksekutif dari organisasi Sahabat Lingkungan (SaLing) menyebutkan bahwa tempat hiburan malam yakni Studio 21 (Miles) bukan kali pertama menjadi sorotan terkait peredaran Narkoba.

“Sebelumnya juga tempat itu (Miles-Red) pernah terjadi yang diduga pengunjung OD (Over Dosis). Beberapa waktu lalu juga, ada penangkapan terhadap dua orang dengan barang bukti 2+50 butir ekstasi. Tidak bisa dibiarkan, pemerintah harus tegas agar menutup tempat hiburan yang menjadi tempat peredaran Narkotika,” imbuhnya, Selasa sore (19/1).

Ia juga berharap agar kepolisian serius menanganani pemberantasan Narkoba.

“Instruksi Kapolri sangat jelas menyatakan perang dan memberantas peredaran terhadap Narkoba. Atau slogan itu hanya dibibir saja? Kita tak mau hanya pengedar yang ditangkap, kepolisian harus usut tuntas. Studio 21 (Miles) harus dicabut izinnya dan ditutup. Jangan turunkan tingkat kepercayaan kami kepada instansi kepolisian. Kami yakin dan percaya kepada kepolisian masih serius menangani peredaran Narkoba,” tutupnya. (Ded/Red)

Share