Kondisi Lapangan Stadion Sangnaualuh Saat Ini Sangat Parah Dan Memprihatinkan

Salingnews.com – Pematangsiantar (14/09/17). Lapangan Stadion Sangnaualuh adalah satu-satunya stadion  milik Pemko Siantar yang terletak di Kelurahan Sukadame ,Kecamatan Siantar Utara.  Saat ini, kondisi stadion Sangnaualuh kini sangat memprihatinkan.

IMG_20170908_131118

Kondisi Stadion Sangnaualuh Saat Ini.

Seluruh tempat terbuka di dalam lapangan sudah di tumbuhi rumput dan semak belukar, Tribun penonton rusak parah, bench pemain, pagar pembatas, fasilitas penerangan, scoring board, sistem resapan serta drainase yang tidak berfungsi sampai kondisi lapangan yang telah berubah menjadi rimba raya. Ini seolah tak terpikirkan bahwa, stadion seluas 26.000 M2 itu pernah melahirkan pemain-pemain sepakbola terbaik yang pernah ada di  Siantar.

IMG_20170908_131222

Tempat Duduk Penonton Yang Kondisinya Saat ini Ditumbuhi Rumput Dan Semak belukar.

Salah seorang masyarakat  yang tidak mau disebut  namanya itu (Red) yang pada saat itu sedang menyaksikan  pertandingan sepakbola di lapangan Universitas Simalungun saat di wawancarai wartawam salingnews.com mengatakan, pada  Era tahun 50 an tempat itu (Stadion Sangnaualuh, Red) sudah ada.

Seiring berjalanya waktu, akhirnya sepakbola menjadi satu-satunya sarana olah raga sekaligus hiburan gratis yang paling digemari. Klub sepakbola tumbuh menjamur begitu juga dengan suporter yang selalu setia menjadi pendukung masing-masing klub. Begitu pula dengan para bintang lapangan hijau dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Siantar (Persesi).

Terakhir, pada dekade 1990 an stadion tersebut masih aktif memberikan diklat bagi calon-calon atlet sepakbola yang di didik oleh pemain-pemain sepak bola legendaris yang namanya tidak tercantumkan dalam sejarah Siantar, ujar Pria tersebut. Dan juga sempat mengikuti sekolah sepakbola di Stadion Sangnaualuh saat usia remaja.

“Masa-masa kami dulunya ada diklat. Sekolah sepakbola yang dilatih sama pemain-pemain Persesi dulu. Banyak anak-anak muda ikut,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang  Mahasiswa  di salah satu Universitas Swasta Pematangsiantar, Hanter Siregar  mengatakan bahwa  kondisi stadion Sangnaualuh saat ini sangat  parah dan kesan tempat tersebut sudah semakin berubah. Dari nuansa olahraga, berubah menjadi urak-urakan.

Lanjut Hanter menambahkan, bahwa pengaruh dari pada kondisi  Stadion  Sangnaualuh saat ini sudah semakin  berdampak buruk  pada  Aktifitas serta kegiatan Olahraga di Kota Pematangsiantar, khususnya  Pemko Siantar, yang juga akhir-akhir ini mengadakan turnamen Walikota Cup tingkat pelajar SMA, dan sampai saat ini turnamen tersebut  masih berlanjut, ditambah lagi kegiatan Olahraga Gala Desa 2017, yang secara resmi di buka oleh Walikota  Pematangsiantar  Pada Hari Selasa (12/09/2017) yang lalu.

Baca Juga; Pembukaan Olahraga Gala Desa 2017 Kota Pematangsiantar

Baca Juga; Kemenangan SMAN 6 Mewarnai Pembukaan Turnamen Walikota Cup Pematangsiantar

“Seharusnya kegiatan yang digagas oleh Pemerintah Kota Pematangsiantar,  apalagi turnamen Walikota Cup itu Dan Olahraga Gala Desa 2017 seharusnya diadakan di Stadion Sangnaualuh, Bukan di lapangan USI”.ujar Hanter.  (AS)

Share

Baca Juga