Pascateror Bom di Surabaya, Kapolda Sumut Berlakukan Siaga 1

Salingnews.com – Sumatera Utara. Peristiwa peledakan bom di Surabaya membuat daerah lain memperketat keamanan, salah satunya adalah Sumatera Utara.Untuk mencegah terjadinya hal serupa, pihak kepolisian memutuskan melakukan penjagaan di beberapa tempat.

Waterpauw

Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw. (Foto: Ade Nurhaliza/kumparan)

Tempat yang dijaga seperti rumah-rumah ibadah, tempat umum dan tiap-tiap markas komando. Bahkan Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw menyatakan pihak kepolisian telah memberlakukan siaga 1.

“Sejak tadi malam kita sudah memberlakukan siaga 1,” kata Paulus usai menggelar pertemuan dengan sejumlah pemuka agama di Restoran Garuda, Medan, Senin (14/5).

Baca Juga :    Tolak dan Hentikan Pembangunan PLTA Batang Toru Oleh PT.NSHE

Menurut Paulus, kondisi siaga 1 diberlakukan untuk konsolidiasi kekuatan. Sebanyak 2/3 personel dari jajaran Polda Sumut disiagakan untuk melakukan penjagaan.

Sementara itu, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Tri Widodo mengatakan bahwa mereka akan bersinergi untuk membantu pihak kepolisian.

“Semua kekuatan dan kemampuan kami itu disiapkan untuk bersinegi dengan rekan-rekan kepolisian dan mem-back up semuanya,” ucap Ibnu.

Minggu pagi (13/5), publik digemparkan dengan adanya teror bom di tiga gereja di Surabaya. Tiga gereja itu adalah Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja Kristen Indonesia Diponegoro, dan GPPS Arjuna.

Belum usai publik digemparkan dengan bom di tiga gereja, pada Senin (14/5), teror bom kembali terjadi. Kali ini bom meledak di Polrestabes Surabaya. (Red)

Sumber : kumparan.com

 

Share

Baca Juga