Pemko Pematangsiantar di Tuding Jadi Bencong, Karena Tidak Kunjung Membongkar Bangunan Restaurant City

Salingnews.com – Pematangsiantar. Puluhan massa dari Organisasi Sahabat Lingkungan (SaLing) melakukan aksi Unjukrasa di depan Kantor Walikota Pematagsiantar. Hal itu disebabkan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar tidak berani “Bencong” untuk membongkar Bangunan Restaurant City. Kamis (27/09/18) sekitar pukul 11:30 WIB.

bencong

Massa Saling saat berunjukrasa di Depan Kantor Walikota Pematangsiantar

Bangunan Restoran City yang beralamat di jalan Siantar – Parpat, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Simarimbun Kota Pematangsiantar tersebut, menurut SaLing telah diduga melanggar ketentuan peraturan Perundang – undangan.

“Bangunan tersebut didirikan, kami nilai telah berdiri diatas Daerah Aliran Sungai (DAS) dan juga telah melewati batas Garis Sempadan Bangunan (GSB) sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Pemerintah No 38 Tahun 2011 Tentang Sungai”. Sebut Kordinator Aksi Dedi Wibowo Damanik kepada Salingnews.com

Menariknya dalam aksi Unjukrasa SaLing tersebut, sejumlah 3 orang dipersiapkan berpakaian ‘Bencong’ alias ‘banci’, yang memerankan sebagai  Kasatpol PP (Rosa), Walikota (Nur), Sekda (Tari), dan diberi hadiah seperangkat alat Make Up kepada 3 orang tersebut.

di hadiai make up

Pemko Pematangsiantar di hadiahi alat Make Up dari SaLing.

Kordinator Aksi Dedi Wibowo Damanik menjelaskan bahwa pihaknya sudah berulang kali melakukan Aksi Unjukrasa agar bangunan tersebut secepatnya di bongkar atau ditertibkan namun pemerintah Kota Pematangsiantar masih terkesan lamban dalam menangani permasalahan tersebut.

Baca Juga :

“Artinya kalau sampai saat ini Pemerintah Kota Pematangsiantar belum menertibkan atau membongkar banguan tersebut, maka kita simpulkan mereka Bencong atau tidak berani”. Kata Dedi.

Adapun yang menjadi tuntutan SaLing kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar di bawah kepemimpinan Hefriansyah Noor, yaitu agar secepatnya menertibkan bangunan Restaurant City (Miles).

Selanjutnya meminta kepada DPRD Kota Pematangsiantar yang berfungsi sebagai pengawas eksekutif agar bersinergi untuk menegakkan Peraturan Perundang Undangan yang ada di Kota Pematangsiantar.

Namun kedatangan massa aksi tersebut tidak ada satu pun petinggi Pemko Pematangsiantar menemui massa aksi yang akhirnya sekitar pukul 12.00 WIB massa aksi Sahabat Lingkungan (Saling) membubarkan diri. (AS/Tim)

Share

Baca Juga