Pencarian Korban “Hanyut” Masih Berlanjut, Keluarga Malah Mendapat Kabar Hoax

Salingnews.com – Pematangsiantar | Kisah pilu menerpa keluarga saat sang buah hati hendak usai tunaikan ibadah sholat mengalami musibah.

1595834436679Ket Foto : Keluarga dan Warga Ikut Mencari Keberadaan Sauki (Sumber Foto : Hetanews)

Musibah itu terjadi saat sang buah hati (Sauki Red) sedang bermain malah berujung terpleset di drainase yang tak jauh dari rumahnya. Saat itu, curah hujan yang cukup tinggi meningkatkan derasnya volume air hingga Sauki ikut terbawa arus air sekejap.

Kejadian itu terjadi pada Minggu, (26/7/2020) sekitar pukul 16.00 WIB, di Jl Sisingamangaraja (Simp Viyata Yudha), Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari. Saat mengetahui informasi sang buah hati berjenis kelamin laki-laki itu mengalami musibah, keluarga bergegas mencari keberadaan bocah berumur 6 tahun dan melaporkannya ke pihak yang berwajib.

Dilansir informasi dari warga sekitar lokasi, kronologis singkat bahwa saat itu sedang hujan deras, si korban beserta 3 (tiga) orang temannya sedang mandi hujan dan tiba-tiba korban tergelincir sehingga terjatuh ke parit/selokan pembuangan air.

Siang ini, pencarian terhadap korban terus berlanjut oleh tim BPBD Kota Pematangsiantar meski tadi malam pencarian sempat dihentikan sekitar pukul 21.30 WIB.

Dalam situasi pilu, keluarga mendapat informasi bahwa keberadaan sang buah hati ditemukan di aliran sungai yang berada di Jalan Pematang. Namun informasi tersebut tidak benar adanya. Belum diketahui siapa yang tega memberikan informasi bohong tersebut.

“Tadi ada yang menelfon, katanya mayat korban sudah ditemukan di Pematang dan sekarang sudah di RSUD Djasamen Saragih. Tapi korban tidak ada, terus kami kesini (Pematang Red), ternyata korban belum juga ditemukan,” terang salah satu tetangga korban, saat berada di Jalan Pematang.

Informasi bohong itu pun dibenarkan oleh Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Amir Mahmud.

“Saya juga tadi mendapat kabar kalau korban telah ditemukan, makanya saya langsung ke sini (Pematang Red), namun saat saya sampai disini, korban malah belum ditemukan,” terangnya, Senin (27/7/2020).

Penulis : Dedi Damanik
Editor : Dedi Damanik

Share