Perjuangan Belum Tuntas,  Para Honorer Lakukan Aksi Tutup Mulut di Depan Kantor Bupati Simalungun

Salingnews.com – Simalungun. Aksi unjukrasa dari Para Honorer dari Tenaga Pendidik (Guru) dan Tenaga Kesehatan Kabupaten Simalungun, masih terus dilakukan, hal disebabkan bahwa hingga sampai sekarang tuntutan mereka tidak kunjung ditanggapi pemerintah Kabupaten Simalungun dan DPRD Simalungun. Rabu (26/09/18). Sekitar pukul 14 : 00 Wib.

guru honorer

Para Honorer Tenaga Pendidik (Guru) dan Tenaga Kesehatan saat berunjukrasa aksi tutup  mulut di depan Kantor Bupati Simalungun.

Sebelumnya pada tanggal (25/09/18) para honorer dari Tenaga Pendidik (Guru) dan Tenaga Kesehatan itu, sudah melakukan aksi unjukrasa hingga malam hari “Aksi Nginap” namun tampaknya tidak ada respon dari Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Baca Juga :

Sementara itu, Ganda Armando Silalahi menyebutkan bahwa pada Aksi Nginap yang mereka lakukan pada Selasa (25/09/18) nyaris dibubarkan paksa oleh Kapolres Simalungun, selain itu Kapolres Simalungun juga berjanji akan memediasi, pertemuan para Honorer dengan Pihak Pemerintah Kabupaten Simalungun pada hari ini (Rabu, 26/09/18), namun pertemuan tersebut gagal akibat Pihak dari Pemerintah Kabupaten Simalungu tidak kunjung hadir ke Kantor DPRD Simalungun.

Melihat sikap dari Pemerintah Kabupaten Simalungun tersebut, Para Honorer itu,  terus berjaung hingga unjukrasa Aksi tutup mulut di depan Kantor Bupati Kabupaten Simalungun.

Adapun yang menjadi tuntutan mereka kali ini, yakni meminta Bupati Simalungun JR Saragih menerbitkan peraturan bupati (Perbup) yang mengatur tentang penggajian honorer khususnya guru, operator sekolah dan tenaga kesehatan.

Hal itu di sebabkan, adanya  kebijakan Pemerintah kabupaten  Simalungun melalui SKPD mengeluarkan surat edaran pengurangan gaji dari Rp 2 juta menjadi Rp1 juta.

Selain itu, mereka meminta Dinas pendidikan Kabupaten Simalungun membayarkan gaji pada bulan   Juli dan Agustus 2018.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Simalungun juga dituntut agar membayarkan Gaji Honorer Simalungun pada Tahun 2016 yang belum tuntas selama 6 Bulan terhitung sejak Bulan Juli – Desember 2016 khususnya kepada Tenaga Pendidik atau Guru.

“Ajakan kami dari Forum Kesehatan dan Guru Honor simalungun untuk teman- teman  yang masih berdiam diri Tidak ada perjuangan yang tidak berhasil, kecuali anda berhenti berjuang, Hidup itu adalah perjuangan  #Solid_Sampe_Maliklik”, seruan ajakan para Honorer Simalungun tersebut”. (AS/Tim)

Share

Baca Juga