Perusahaan Adik Wagub Sumut Sudah Garap Hutan Lindung Sejak 1991

Salingnews.com – Medan. Pengusaha Musa Idishah alias Dody Shah telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah menguasai hutan lindung di Langkat, Sumatera Utara lewat perusahaannya, PT Anugerah Langkat Makmur. Hutan itu ternyata sudah diubah menjadi lahan perkebunan kepala sawit selama sekitar 28 tahun.

“Sejak berdiri di tahun 1991, perusahaannya diduga sudah melakukan ahli fungsi hutan menjadi sawit,” kata Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Rony Samtama, Kamis (31/01/19).

Rony Santama

Dirkrimsus Polda Sumut Rony Santama saat memberikan keterangan kepada wartawan di Mapoldasu. (Foto: Rahmat Utomo/kumparan)

Rony mengatakan, hutan yang digarap perusahaan adik dari Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah masuk dalam tiga kecamatan yaitu Sei Lepan, Brandan Barat, dan Besitang. Ada 500 hektar hutan yang digunakan perusahaan Dody sebagai perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga :   Adik Wagub Sumut Ubah Hutan Lindung Jadi Kebun Sawit di 3 Kecamatan

Polisi juga sudah menggeledah rumah Dody di Komplek Cemara Asri, Deli Serdang. Kantor PT Anugrah Langkat Makmur di Jalan Sei Deli, Medan Barat, ikut digeledah pada Rabu (30/01/19).

Baca Juga :   Jika Terbukti Buang Ikan Limbah Ke Danau Toba, DLH Bakal Cabut Izin Aquafarm

Di kedua tempat itu, polisi menyita dokumen keuangan PT Anugrah Langkat Makmur dan sejumlah senjata api. Belum jelas status kepemilikan senjata api yang ditemukan. Rony hanya mengatakan, Dody menjadi tersangka setelah ada bukti yang dimiliki polisi.

“Tersangka berdasarkan barang bukti pendukung terhadap pelanggaran Undang-undang Kehutanan,” ungkapnya.

Musa Idishah (Dody) saat diamankan Polda Sumut. (Foto: Dok. Polda Sumut)

Meski sudah berstatus tersangka, polisi tidak menahan Dody. Padahal, sebelum penetapan tersangka, Dody sempat ditangkap polisi karena mangkir setiap dipanggil. Rony mengatakan, keputusan untuk tidak menahan Dody diambil karena adik Musa Rajekshah itu dianggap tidak bakal melarikan diri.

“Kami memandang yang bersangkutan (Dody) tidak akan mengulangi perbuatannya, tidak akan kabur, tidak akan menghilangkan barang bukti dan tidak menghambat proses penyelidikan serta koperatif, kami pikir ini bagian dari strategi penyidikan,” ujar Ronny

Setelah menetapkan Dody sebagai tersangka, polisi berencana memanggil sejumlah saksi. Ada tiga saksi yang rencananya diperiksa dalam waktu dekat, tapi Rony enggan mengungkap identitas para saksi.

Polisi juga tidak menampik kemungkinan Musa Rajekshah bakal menjadi saksi dalam penyidikan dugaan pemanfaat hutan lindung ini. Wagub Sumatera Utara diketahui pernah memimpin PT Anugrah Langkat Makmur.

“Semua pihak yang menguasai perusahan itu akan ditelusuri dan dimintai keterangan,” ujar Rony.

Ilustrasi Kelapa Sawit (Foto: Pixabay)

(Redaksi)

Sumber : kumparan.com

Share

Baca Juga