SaLing Laporkan Bupati dan Kadis DLH ke Polres Simalungun

Salingnews.com – Simalungun. Terkait beredarnya video terkait dugaan pembuangan sampah (dumping) ke tepian Danau Toba menggunakan truk angkut sampah berlogo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, sebelumnya menjadi ramai disoroti oleh media pemberitaan dan kalangan pegiat lingkungan.

IMG-20190724-WA0000

Kepala Divisi Bidang Hukum Sahabat Lingkungan, Hanter Oriko Siregar, SH (kiri) saat menyapaikan surat pengaduan ke Polres Simalungun.

Buntut dari ramainya pemberitaan mengenai tindakan dumping yang menyoroti seorang oknum camat di Pemkab Simalungun, akhirnya mendapat respon Bupati Simalungun, JR Saragih.

Camat Haranggaol, Sabolas Pasaribu yang diduga sebagai oknum yang bertanggungjawab atas tindakan dumping sampah di daerah Tangga Batu, Batu Dua, Kecamatan Horison Haranggaol, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara tersebut, membuat dia diberhentikan dari jabatannya oleh JR Saragih.

Peristiwa ini pun berujung pada pelaporan hukum yang dilakukan oleh Organisasi Sahabat Lingkungan (SaLing), diketahui saat Kepala Divisi Bidang Hukum Sahabat Lingkungan, Hanter Oriko Siregar, SH menyambangi Kantor Kepolisian Resor (Polres) Simalungun. Selasa, (23/07/19).

Dirinya menyampaikan maksud kedatangannya ke Polres Simalungun, dalam rangka melakukan pengaduan terkait dugaan tindakan dumping sampah yang dilakukan oleh Pemkab Simalungun, yang dinilainya sebagi suatu peristiwa hukum dan telah bertentangan dengan UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Hari ini kami menyampaikan surat pengaduan ke polres simalungun atas peristiwa tindakan dumping atau pembuangan sampah ke danau toba yang diduga dilakukan oleh pemkab simalungun, karena tindakan tersebut kami nilai suatu perbuatan tindak pidana dan bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,” ucap Hanter

Hanter mengungkapkan bahwa video yang beredar dan viral di media sosial sebelumnya, dengan diperkuat adanya pemberitaan di media, mengungkapkan bahwa adanya truk angkut sampah menggunakan logo administrasi Pemerintah Kabupaten Simalungun melakukan dumping di tepian danau toba, dinilainya sebagai kelalaian Bupati Simalungun dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis DLH) Simalungun.

“Yang bertanggungjawab sebenarnya adalah Bupati sebagai unsur penyelenggara tertinggi di pemerintahan kabupaten dan kadis DLH Simalungun. Jadi kita mengadukan Bupati dan Kadis DLH, agar segera diperiksa oleh pihak kepolisian,” tegasnya

Saat ditanyakan mengenai tindakan Bupati Simalungun yang telah memberhentikan Camat Haranggaol karena dianggap sebagai oknum yang bertanggungjawab atas tindakan dumping tersebut, dirinya justru mengatakan bahwa tindakan JR Saragih tersebut merupakan tindakan sewenang-wenang.

“Tidak ada hubungannya dengan pemecatan Sabolas Pasaribu yang dilakukan oleh JR Saragih. Pemecatan itu bukan akibat dari peristiwa hukum. Tindakan dumping yang kita adukan ini merupakan peristiwa hukum dan ada akibat hukumnya, kita tunggu polres dalam mengusut permasalahan ini, polres harus segera memanggil bupati dan kadis DLH,” terang hanter (Tan/Red)

Share

Baca Juga