Satu Unit Rumah Semi Permanen di Jalan RPKAD Hangus Terbakar

IMG-20200710-WA0051Ket Foto : Personil Damkar Pemko Siantar Saat Berupaya Memadamkan Sumber Api

Salingnews.com – Pematangsiantar
Satu unit bangunan rumah semi permanen hangus dilalap si jago merah di Jalan RPKAD Nomor 3D, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, Jumat Malam (10/07/2020).

Informasi yang dihimpun oleh media Salingnews.com saat berada di lokasi, pemilik rumah saat ini sedang berada di Medan.

Salah satu tetangga yang bersebelahan dengan rumah tersebut, Nenek/Oppung Boru Sihombing menerangkan kronologis singkat atas musibah kebakaran.

“Rumah itu sedang dikontrakkan oleh pemiliknya yang saat ini sedang berada di Medan. Pemiliknya bernama Sabrina Sembiring (40). Terus, penghuninya ada 2 (Dua) orang pemuda,” sebutnya.

Saat itu, Oppung/Nenek Boru Sihombing belum tertidur. Setelah melihat adanya cahaya semakin terang dari sebelah rumahnya, Ia keluar sembari meminta tolong kepada warga terdekat untuk menghubungi pihak Pemadam Kebakaran (Damkar).

“Saya belum tertidur, ku tengok ada cahaya terang dan memecahkan kaca jendela rumah ku, rupanya api sudah besar, dan aku lari minta tolong,” terangnya.

Ditelusuri lebih lanjut oleh media ini, bahwa penghuni rumah tersebut bernama Ian (27) bersama dengan seorang temannya.

Ian menjelaskan bahwa dirinya sedang dalam keadaan tertidur dan tidak mengetahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Ditambah Ian, bahwa temannya sedang bermain game dan melihat sumber api muncul dari lokasi belakang.

“Aku tidur bang, kawanku sedang main game. Ku tanya dia darimana asal mula apinya, kawanku menjawab dari belakang,” terang Ian.

Menurut keterangan warga setempat, terjadinya musibah kebakaran tersebut sekitar pukul 19.30 WIB.

Pantauan wartawan saat di lokasi, sekitar 6 unit mobil damkar Pemko Siantar dikerahkan untuk memadamkan api. Setelah itu, sekitar 1 (Satu) jam lamanya, api dapat dipadamkan.

Musibah kebakaran tersebut diperkirakan mengalami kerugian berkisar ratusan juta rupiah dan tidak ada memakan korban jiwa.

(DD/Tim)

Share