PT. STP Buang Limbah Ke Sungai, SaLing : Perusahaan Harus Bertanggung Jawab

Salingnews.com – Pematangsiantar. Terkait adanya dugaan  pencemaran Lingkungan oleh PT. Suri Tani Pemuka (STP) yang beralamat di Dusun Sibaganding, Nagori Janggir Letto, Kabupaten Simalungun, yang dibuktikan dengan Video serta Foto detik – detik PT. STP membuang Limbah Cair ke aliran sungai. Peristiwa itu, diduga terjadi pada Jumat (08/06/19) sekitar pukul 14 : 00 Wib atau Siang Hari.

FB_IMG_15599027702666079

Limbah Cair diduga milik PT. STP (foto : Laporan Masyarakat )

Menanggapi peristiwa pencemaran Lingkungan itu, Organisasi Sahabat Lingkungan (SaLing) melalui Juru Bicaranya, Hanter Orioko Siregar, SH merasa geram atas tindakan Perusahaan PT. Suri Tani Pemuka (STP) yang bergerak di bidang pengolahan dan Pengalengan ikan Nila atau Group Japfa tersebut. Minggu (09/06/19).

“Itu Tindak Pidana Pencemaran Lingkungan. Yang Korban adalah masyarakat sekitar dan masyarakat punya hak untuk melaporkannya keranah hukum atas tindakan pencemaran lingkungan tersebut”. Kata Juru Bicara Organisasi Lingkungan itu.

Selain itu, Hanter juga menegaskan bahwa PT. STP yang berada di Nagori Janggir Letto itu, harus bertanggung jawab terhadap ulahnya yang membuang limbah Cairnya ke aliran sungai.

“Sesuai informasi yang kita dapatkan, aliran sungai itu masih digunakan masyarakat Nagori Janggir Letto dusun Bong – Bongan dan dusun Tongapanei, untuk kebutuhan sehari – hari, termasuk Mencuci, Mandi, dan untuk keperluan Pertanian. Dampaknya sangat besar jika PT. STP terus menerus buang limbah cair ke sungai itu”. Tegasnya.

Pihaknya juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Simalungun harus menindak tegas Perusaha PT. STP tersebut atas peristiwa dugaan pencemaran lingkungan itu. Lanjut Hanter menambahkan, pihaknya juga curiga bahwa Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL – UPL) , PT. STP tidak jelas.

“Hal itu harus segera di tindak lanjuti serta di usut hingga tuntas, agar perusahaan tidak semena – mena membuang limbahnya kesungai. Itu kan sama saja membuang limbahnya ke pada masyarakat”.

Hingga berita ini di terbitkan pihak PT. Suri Tani Pemukan (Group Japfa) belum berhasil di mintai tanggapannya atas peristiwa dugaan Pencemaran Lingkungan itu. (AS)

 

Share

Baca Juga