Sumut Watch : Tangkap Herowin Sinaga

Salingnews.com – Pematangsiantar. Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pematangsiantar menetapkan Herowin Sinaga sebagai Tersangka dalam hal dugaan Korupsi dana penyertaan modal Tahun 2014 Sebesar Rp. 500 Juta.

images (6)

Daulat Sihombing, SH, MH ketua Sumutc Watch

Menanggapi hal itu, Daulat Sihombing, Sh, MH, sebagai Ketua Sumut Watch, berpendapat bahwa sekalipun sangat lamban, tapi tindakan Kejari Kota Pematangsiantar, sangat layak untuk diapresiasi. “Surprise”. Kenapa surprise, karena ditengah rasa frustrasi dan apatisme rakyat terhadap pengungkapan skandal korupsi di PD PAUS tiba- tiba ada penetapan Herowin Sinaga sebagai tersangka.

“Secara spesial, bravo untuk jajaran Kejari Kota Pematangsiantar yang baru bertugas dan belum sempat ‘masuk angin’ sehingga mampu merampungkan penyidikan kasus korupsi Herowin Sinaga, meski baru segelintir,” Sebutnya dalam siaran pers yang di kirim ke Redaksi Salingnews.com, Senin (22/07/19) sekitar pukul 20 : 00 Wib.

Dikatakan lagi, bahwa dugaan skandal korupsi PD. PAUS, sebenarnya tidak hanya menyangkut dana penyertaan modal tahun 2014. Tetapi juga dugaan korupsi dana penyertaan modal tahun 2015, 2016 dan 2017, yang jumlahnya sangat signifikan, kurang lebih puluhan miliar rupiah.

“Diduga kuat pengelolaan dana – dana penyertaan modal tersebut telah digunakan secara sewenang- wenang untuk memperkaya diri sendiri. Apalagi Herowin Sinaga eks Dirut PD. PAUS, selain PNS juga berprofesi sebagai developer yang mengelola bisnis property atau perumahan dibeberapa kawasan Kota Pematangsiantar dan daerah lain di Sumut. Maka patut diduga, bahwa dana – dana penyertaan modal tersebut telah digunakan untuk pengembangan dan kepentingan bisnis properti,” tegasnya.

Namun selain dugaan penyelewengan dana penyertaan modal, Herowin Sinaga dalam kedudukannya sebagai eks Dirut PD.PAUS, juga diduga kuat menjadi aktor utama yang bertanggungjawab terhadap pungli dalam rekrutmen sekitar 340-an pegawai PD.PAUS dengan pungutan antara Rp. 30 juta hingga Rp. 40 juta per orang. Bayangkan potensi pungli rekrutmen pegawai rata – rata Rp. 35 juta dikali 340 orang sama dengan Rp.11,9 M.

Kemudian lagi, dugaan korupsi ratusan juta rupiah panjar pembelian ratusan unit kios di lokasi eks Rumah Potong dan eks Terminal Dwikora Pematangsiantar.

Terakhir, dugaan korupsi ratusan juta rupiah pinjaman uang dari Bank Sumut dan Bank Mandiri, yang mengagunkan SK puluhan pegawai perusahaan sebagai jaminan, dan ratusan juta kutipan parkir dikawasan eks Terminal Dwikora yg tidak pernah dipertanggungjawabkan secara menejemen.

“Kejari Pematangsiantar hendaknya tidak terhenti pada pengusutan dugaan korupsi Rp. 500 juta dana penyertaan modal tahun 2014, tetapi kasus ini dijadikan sebagai pintu masuk (entry way) untuk mengusut secara utuh skandal mega korupsi yang melilit PD. PAUS,” Kata Daulat Sihombing

Maka untuk itu, Sumut Watch menyerukan, “Tangkap Herowin Sinaga”.

Diketahui bahwa Setelah 3 (tiga) tahun lebih mengendap, kasus dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PD PAUS) kembali mencuat ke publik. Dan Kejaksaan Negeri Pematangsiantar akhirnya menetapkan eks Dirut PD PAUS Herowin Sinaga sebagai tersangka korupsi.

“Herowin tersangka dalam perkara penyertaan modal tahun 2014,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pematangsiantar, Dostom Hutabarat kepada wartawan di kantornya, Senin (22 /07/19) saat acara perayaan HUT Kejaksaan RI.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Kejari Kota Pematangsiantar belum dapat dikonfirmasi terkait adanya seruan dari Sumut Watch tersebut. (Red)

Share

Baca Juga