Ternak Babi Tidak Miliki Izin Beroperasi di Silomangi Pematangsiantar, Pemko Harus Bertindak Secara Tegas

Salingnews.com – Pematangsiantar. Ternak babi Ilegal alias tidak berizin bebas di Silomangi, Kelurahan Mekar Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangasiantar, Sumatera Utara. Kabarnya, walau tidak memiliki izin, keberadaan ternak ilegal ini sudah puluhan tahun berproduksi.

ternak babi2

Ternak Babi yang beroperasi di Silomangi Kelurahan Mekar Nauli, Kecamatan Siantar Marihat Pematangsiantar. (Foto : indoglobenews) 

Peternakan yang diketahui milik Warga Keturunan ini bahkan berproduksi secara besar basaran, tidak tanggung, di taksir sekitar seribuan ekor, mulai pembibitan (kawin), pembesaran hingga penjualan. Parahnya lagi, untuk pakan ternak pun mereka produksi sendiri di lokasi.

Saat dikonfirmasi di lokasi ternak tampak salah seorang pekerja peternakan bermarga simanjuntak mengatakan kalau tentang ijinnya dia tidak tau karna dia hanya sebatas pekerja,dan saat awak media menanyakan tentang limbahnya,simanjuntak mengatakan kalau limbahnya dibuang kekolam ikan milik warga dan ada juga kolam milik si pengusaha. Dilansir dari media indoglobenews.co.id

Erry Ginting, Lurah Mekar Nauli Kecamatan Siantar Marihat mengatakan kepada Reporter, mereka tidak pernah mengeluarkan rekomendasi apapun terkait izin peternakan ini, bahkan untuk perpanjangan izin pun pihaknya mengaku tidak pernah mengeluarkan rekomendasi.

Terpisah, Mardiana, Kabid (kepala bidang) perizinan kota Pematangsiantar saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya tidak ada mengeluarkan izin terkait peternakan babi disilomangi itu, “kami tidak ada mengeluarkan izin untuk peternakan itu, di siantar untuk jenis usaha Peternakan tidak diperbolehkan” demikian dijelaskan Mardiana.

Menanggapi adanya ternak babi yang diduga tidak memiliki ijin tersebut, Hanter Oriko Siregar, SH.,  Humas dan Publikasi Sahabat Lingkungan,  mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar harus bertindak tegas terhadap ternak babi yang tidak memiliki ijin tersebut.

“Informasinya sudah beroperasi pulahan tahun, dan tidak kunjung memiliki ijin. Lantas kenapa tidak di tertibkan atau ditutup?.” Ucap Hanter.

Hanter juga menambahkan bahwa pihaknya juga mendapati informasi, jika ternak babi yang beroperasi di Silomangi itu, selain diduga tidak memiliki ijin, dan diduga juga membuang limbah ke Sungai Bah Bolon. Selasa, (01/10/19).

“Dinas Lingkungan Hidup Kota Pematangsiantar juga harus tegas, jika benar membuang limbah ke sungai maka harus ditindak lanjuti dan segera ditutup”. Tegasnya.

Terpisah hingga berita ini diterbitkan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pematangsiantar belum dapat dikonfirmasi terkait Ternak babi yang tidak memilik ijin tersebut. (AS/Red)

Share

Baca Juga