Bulan Ramadhan Tiba, Ini Pesan Plt Wali Kota Siantar

dr Hj Susanti Dewayani, Sp.A Saat Memasuki Rumah Dinas Wakil Wali Kota Usai Pelantikan Dirinya di Medan oleh Gubernur Sumut, (22/2)/doc

Salingnews.com – Pematangsiantar | Bulan Suci Ramadhan tinggal menghitung hari. Penting bagi umat Islam untuk mempersiapkan diri dengan salah satunya menjaga pola makan dan hidup sehat agar tetap aktif dan semangat saat menjalankan ibadah puasa.

Plt Wali Kota Pematangsiantar, dr Hj Susanti Dewayani, Sp.A., menurutnya, menjaga kesehatan di Bulan Ramadhan itu tidak jauh berbeda dengan menjaga kesehatan seperti di bulan-bulan lainnya.

“Hal yang membedakan hanyalah waktu saat kita makan. Penting untuk kita perhatikan agar tetap sehat selama bulan puasa dengan tidak melewatkan waktu makan saat sahur, tidak mengonsumsi makanan berlebih saat berbuka, dan tetap berolahraga serta tidur yang cukup,” ujar dokter Susanti di rumah dinasnya, Jumat (1/4) pagi.

Ia menjelaskan selama Ramadhan disarankan untuk tetap memperhatikan pola makan. Saat sahur dan berbuka tidak boleh mengonsumsi makanan yang terlalu asam atau terlalu pedas. Dan, sangat dianjurkan untuk mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW yaitu berbuka dengan kurma dan air putih.

“Kurma itu manis, bagus untuk dikonsumsi saat berbuka. Mengapa? Ketika seharian berpuasa kadar gula dalam tubuh menurun. Sehingga butuh asupan makanan yang manis untuk memulihkan tenaga. Tapi, perlu diingat, tidak boleh berlebihan,” sebut Susanti.

Susanti menambahkan, puasa bukan menjadi alasan untuk bermalasan. Saat puasa, tetap harus beraktivitas seperti biasa dan olahraga. Namun, disesuaikan dengan kemampuan tubuh. Tidak boleh terlalu diporsir.

“Juga jangan lupa istirahat yang cukup dan tetap patuhi Prokes,” ajak Susanti.

Susanti juga mengajak para orangtua untuk mulai mengajari anak-anaknya berpuasa sejak dini.

“Tidak ada batasan usia bagi anak-anak yang ingin memulai berpuasa. Semua terpulang pada psikologi anak. Ketika orangtua menganggap anaknya sudah bisa untuk berpuasa, silahkan. Namun, jangan pernah memaksa anak untuk berpuasa. Sebaiknya dilakukan secara bertahap, pelan-pelan,” jelas Susanti.

Anak-anak yang berpuasa, lanjut Susanti, harus tetap dalam pantauan orangtua. Lakukan pendampingan mulai dari bangun sahur hingga waktu berbuka. Ketika anak (biasanya balita) haus atau lapar di siang hari, izinkan mereka berbuka. Dan, selalu perhatikan kondisi anak. Jangan sampai anak-anak kekurangan cairan karena begitu semangatnya berpuasa.

Terakhir, Susanti mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan kepada seluruh umat Islam di Kota Pematangsiantar. “Semoga selama Ramadan kita dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Sekali lagi, selamat berpuasa dan tetap patuhi Prokes,” pungkas Susanti. (Tim)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *